Kamis, 27 Juni 2013

Fate

Lucu ya, padahal secara fisik kita deket
Tapi kalo emang nggak fate tuh ya susah sih.
Ketemu aja nggak musti setahun sekali.
Mau diketemu-ketemuin juga ndak bisa.

Padahal yang jauh aja sering lho ketemu.
Fate itu memang sesuatu sekali

KAKA's day

I'm so surprised when I watch my calender today. Oh my God, Its June 27th. It means that 2 days before today was my friend birthday. Her name was Ari, but we called her Kaka. We are stand in the same junior high school, but we closer when we stand in senior high school because we stay in the same dorm.
She is rather naughty, but she is still her. An enthusiastic girl who enjoyed her youth. Actually I'm so jealous with her life. I think she can do whatever as she want, but me ?. I've just do everything according the rule. If the rule said to stop when the red light turn on, so I'll stop. When my dad tell me to study I'll study. But she doesn't, she'll do according her own rule. Everyone is different, so she is. I think people can do everything as they want, like kaka's do or like me. I prefer choose my life as a good girl by doing everything as the rule said. But I don't say that what kaka's do was wrong. We are just different. Just different. Being different doesn't mean that she or me wrong. Nobody wrong, we are just different. Though sometimes I feel annoy to her behavior, but isn't it normal ?. We are still teens, not an adult. In the end I just want to apologize for forgetting  your birthday, being a bad friend sometimes. And HAPPY BIRTHDAY KAKA, wish you all the best.

June 27th 2013,
Yogyakarta

Rabu, 26 Juni 2013

today is wednesday

How do you feel when you've planned your activities for tomorrow but suddenly you've got a message that told you to do something else. And those absolutely ruined all of your plan. What should you do ?. Will you keep your plan or you will do "your something else" ?. If both of them are an urgent thing, which one you choose ?. I feel dizzy about what should I do.
#prayformylastestexam #studyformylastestexam #huffffffft

Senin, 24 Juni 2013

tentang Rekta

Sudah seharian ini aku termenung di kamar. Mimpi tadi malam membuatku tambah muram. Tentu saja, dia hadir lagi di mimpiku. Sudah berapa kali aku mengusirnya, sudah berapa kali juga ia mengindahkannya. Sudah seperti cermin saja duniaku, di dunia nyata sudah berapa kali aku diusirnya, sudah berapa kali juga ku indahkan kata-katanya. Namun nyatanya hal itu ta berlaku di dunia mimpi.

Sudah terlanjur semua, susah rasanya untuk mengembalikan semua. Semua yang sudah ada mulanya. Aku sendiri bingung harus mengakhiri dari mana, karena awalku yang juga tak jelas bagaimana. Yang jelas aku belum bisa mengakhirinya, belum bisa. Meski berapa kali sudah kucoba, namun berapa kali juga aku menggagalinya. Melupakannya. Membuangnya. Aku rasa itu masih menjadi hal gila buatku. Dia. Rekta namanya.

aku, kamu dan bangku

Hari ini aku duduk di belakang bangkumu. Di sela-sela penjelasan dari guru aku mulai termangu. Dan mulai kualihkan pandanganku kearahmu. Kuperhatikan setiap kata yang keluar dari mulutmu. Seiring berjalannya waktu, sejak hari pertama aku mengenalmu. Sejak pertama kau menyapaku di lorong sekolah di kala hujan sore itu sampai mawar ini mulai merekah di hatiku. Sebuah lagu ternyanyikan di seantero sekolah membuatku menutup buku, namun masih tetap terpaku di bangku itu. Mengamati setiap mereka yang sudah berlalu menyisakan aku, kamu dan bangku.
“Tidakkah kau ingin beranjak dari bangku-mu ?”.
Hanya kubalas dengan senyumku, lalu kami sepakat meninggalkan bangku-bangku itu dan menuju ke depan pintu. Namun ternyata hujan segera menyerbu tanah-tanah berdebu, membuat kami ikut terpaku di depan pintu.
”Nathan, inget nggak waktu pertama kali masuk kelas ini, saat kamu manyapaku di lorong ini  dikala hujan sore itu ?”.  
” Aku pernah menyukaimu lho than”, tawa mirisku segera menyertai ucapanku.
“ Selamat ulang tahun Nad “, Nathan menyodorkan bingkisan berwarna biru yang nyatanya adalah warna favoritku .
Kubuka bingkisan itu, bingkisan berisi chocolate ball dan sebuah kartu berwarna biru.
 “ Maaf nad aku pernah menyukaimu. Dan maaf Hanya itu”, begitu bacaan kartu itu.
“ Sama-sama than, thanks chocolate ball-nya”, begitu jawabku.
 

manusia satu Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates