Senin, 24 Juni 2013

tentang Rekta

Sudah seharian ini aku termenung di kamar. Mimpi tadi malam membuatku tambah muram. Tentu saja, dia hadir lagi di mimpiku. Sudah berapa kali aku mengusirnya, sudah berapa kali juga ia mengindahkannya. Sudah seperti cermin saja duniaku, di dunia nyata sudah berapa kali aku diusirnya, sudah berapa kali juga ku indahkan kata-katanya. Namun nyatanya hal itu ta berlaku di dunia mimpi.

Sudah terlanjur semua, susah rasanya untuk mengembalikan semua. Semua yang sudah ada mulanya. Aku sendiri bingung harus mengakhiri dari mana, karena awalku yang juga tak jelas bagaimana. Yang jelas aku belum bisa mengakhirinya, belum bisa. Meski berapa kali sudah kucoba, namun berapa kali juga aku menggagalinya. Melupakannya. Membuangnya. Aku rasa itu masih menjadi hal gila buatku. Dia. Rekta namanya.

0 komentar:

Posting Komentar

 

manusia satu Copyright © 2009 Cookiez is Designed by Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates